FLUXTREN — Apple kembali membuat kejutan lewat laptop terbarunya, MacBook Neo. Perangkat ini disebut sebagai laptop Apple paling mudah diperbaiki dalam satu dekade terakhir, sesuatu yang cukup mengejutkan mengingat Apple selama ini dikenal membuat perangkat dengan desain yang sulit dibongkar.
Hal ini terungkap dari sebuah video teardown yang memperlihatkan proses pembongkaran MacBook Neo. Dalam video tersebut, seluruh komponen laptop bahkan dapat dibongkar hanya dalam waktu sekitar enam menit.
Struktur internal laptop terlihat jauh lebih modular dan mudah diakses dibanding generasi MacBook sebelumnya.
“Ini benar-benar luar biasa untuk sebuah laptop Apple,” ujar pembuat video teardown tersebut. Ia juga menyebut desain internal MacBook Neo sebagai salah satu yang paling sederhana dan elegan yang pernah ia lihat pada perangkat Mac.
Dampak Gerakan Right to Repair
Perubahan desain ini diduga tidak lepas dari tekanan gerakan global right to repair, yaitu tuntutan agar konsumen memiliki hak untuk memperbaiki perangkat mereka sendiri.
Apple sebelumnya telah meluncurkan program Self Service Repair pada 2021. Program ini memungkinkan pengguna dan teknisi independen memperbaiki perangkat Apple menggunakan panduan resmi dan suku cadang asli.
Program tersebut pertama kali hadir untuk iPhone pada April 2022 sebelum akhirnya diperluas ke lini komputer Mac.
Namun selama ini program tersebut sering dikritik karena biaya perbaikan yang mahal serta proses yang dinilai terlalu rumit bagi pengguna biasa.
Keyboard Kini Bisa Diganti Terpisah
Salah satu perubahan paling signifikan pada MacBook Neo terdapat pada bagian keyboard.
Pada model sebelumnya seperti MacBook Air dan MacBook Pro, kerusakan keyboard biasanya mengharuskan pengguna mengganti seluruh bagian top case laptop.
Hal ini membuat biaya perbaikan menjadi sangat mahal. Penggantian top case pada MacBook Air sebelumnya bisa mencapai sekitar 461 dolar AS, sementara pada MacBook Pro 16 inci bisa mencapai sekitar 664 dolar AS.
Dengan desain baru pada MacBook Neo, keyboard kini dapat diganti secara terpisah tanpa harus mengganti seluruh bagian penutup atas laptop. Perubahan ini berpotensi menurunkan biaya servis secara signifikan.
Desain Apple Mulai Berubah
Apple juga telah mempublikasikan panduan perbaikan resmi untuk MacBook Neo melalui situs layanan Self Service Repair mereka. Meski begitu, hingga saat ini suku cadang perangkat tersebut masih belum tersedia secara publik.
Bagi pengguna biasa, memperbaiki laptop sendiri mungkin tetap terasa rumit. Namun bagi toko servis independen, sekolah, maupun perusahaan yang mengelola banyak perangkat, desain modular baru ini bisa menghemat biaya serta waktu perbaikan.
Dalam dunia teknologi modern, desain perangkat sering menjadi kompromi antara ketipisan, estetika, dan kemudahan perbaikan.
Selama bertahun-tahun Apple dikenal memilih desain yang sangat tertutup. Kehadiran MacBook Neo menunjukkan tanda perubahan arah—lebih ramah bagi teknisi dan proses perbaikan.

