FLUXTREN — Film Avatar: Fire and Ash kembali mencetak pencapaian besar di box office internasional. Film garapan James Cameron ini resmi melampaui pendapatan global US$600 juta atau Rp10,06 triliun (kurs sekitar Rp16.772,3 per dolar AS) menjadikannya salah satu film paling sukses tahun 2025 sejauh ini.
Berdasarkan laporan analis box office Luiz Fernando, Avatar: Fire and Ash meraup sekitar US$45,1 juta (Rp755,2 Miliar) dari pasar internasional pada Jumat kedua penayangannya. Meski mengalami penurunan sekitar 21,5 persen dibanding Jumat pekan lalu, capaian ini tetap cukup kuat untuk mendorong pendapatan luar negeri film tersebut melewati US$400 juta atau setara Rp6,4 triliun.
Jika digabungkan dengan pendapatan domestik Amerika Utara sebesar US$176,3 juta (Rp2,96 triliun), total pendapatan global Avatar: Fire and Ash kini mencapai sekitar US$612 juta (Rp10,26 triliun). Film ini diperkirakan akan menembus US$700 juta atau Rp11,25 triliun hingga Rp11,36 triliun secara global pada akhir pekan kedua penayangannya.
Salip Mission: Impossible 8
Capaian tersebut membuat Avatar: Fire and Ash resmi melampaui pendapatan global film Mission: Impossible – The Final Reckoning yang berakhir di angka US$598,8 juta. Dengan demikian, film Avatar ketiga ini kini menempati posisi 10 besar film terlaris dunia tahun 2025.
Dalam waktu dekat, Fire and Ash juga diproyeksikan menyalip pendapatan global beberapa film besar lain seperti Superman, F1, dan How to Train Your Dragon, serta berpotensi naik ke peringkat 7 film terlaris 2025.
Dengan laju pendapatan saat ini, analis memperkirakan Avatar: Fire and Ash dapat menembus US$1 miliar secara global dalam beberapa pekan ke depan. Jika tercapai, total pendapatan seluruh waralaba Avatar akan melampaui US$6 miliar di seluruh dunia, memperkuat posisi Avatar sebagai salah satu franchise film paling menguntungkan sepanjang sejarah.

