FLUXTREN – Netflix resmi memperbarui ketentuan akuisisinya terhadap Warner Bros. Discovery dengan mengubah kesepakatan menjadi sepenuhnya tunai (all-cash). Langkah ini menggantikan perjanjian awal senilai US$82,7 miliar atau setara Rp1.403,3 triliun yang sebelumnya terdiri dari kombinasi tunai dan saham.
Perubahan tersebut dilakukan untuk mempercepat penjualan unit studio dan bisnis streaming WBD, di tengah upaya berulang dari penawar saingan Paramount yang mendorong pemegang saham agar menerima tawaran all-cash senilai US$108 miliar.
Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyatakan dewan direksi WBD tetap mendukung transaksi dengan Netflix. Ia menegaskan bahwa kesepakatan baru ini memberikan kepastian finansial yang lebih besar, dengan nilai US$27,75 per saham secara tunai, ditambah nilai dari rencana pemisahan Discovery Global.
“Perjanjian all-cash yang direvisi memungkinkan jadwal pemungutan suara pemegang saham yang lebih cepat dan memberikan kepastian finansial yang lebih tinggi,” ujar Sarandos.
Transaksi yang telah diamandemen ini akan dibiayai melalui kombinasi kas internal, fasilitas kredit yang tersedia, serta pembiayaan lainnya. Kesepakatan tersebut telah disetujui secara bulat oleh dewan direksi Netflix dan WBD. Namun, penyelesaian akuisisi masih bergantung pada persetujuan regulator serta pemegang saham WBD.
Dalam perjanjian awal yang diumumkan pada 5 Desember, setiap pemegang saham WBD dijadwalkan menerima US$23,25 tunai dan US$4,50 dalam bentuk saham Netflix, dengan ketentuan tambahan jika harga saham Netflix turun di bawah US$97,91.
Harga saham Netflix memang jatuh di bawah ambang tersebut pada 8 Desember, bertepatan dengan peluncuran tawaran pengambilalihan bermusuhan dari Paramount yang mengklaim penawarannya sebagai opsi “lebih unggul”.
Menurut laporan Bloomberg pada 13 Januari, perubahan skema transaksi ini telah dibahas oleh pihak-pihak terkait. Sebelumnya, WBD telah menolak upaya pengambilalihan dari Paramount dan kini digugat oleh perusahaan yang dipimpin David Ellison untuk membuka lebih banyak detail terkait kesepakatan merger dengan Netflix.
Dengan beralih ke skema all-cash, Netflix berupaya mempercepat proses akuisisi serta meminimalkan hambatan lanjutan, baik dari penawar pesaing maupun dari proses regulasi yang harus dilalui sebelum merger dapat diselesaikan.

