FLUXTREN – Memasuki bulan kedua 2026, iQOO kembali meramaikan persaingan smartphone flagship dengan memperkenalkan iQOO 15 Ultra. Perangkat ini menjadi sorotan karena mengusung sistem pendinginan aktif berupa kipas internal, fitur yang masih jarang ditemui di ponsel kelas atas.
Berdasarkan laporan GSMArena, iQOO 15 Ultra ditujukan untuk pengguna dengan kebutuhan performa tinggi, termasuk gaming dan komputasi berat. Sistem pendinginan aktif diklaim mampu menurunkan suhu perangkat secara signifikan saat digunakan dalam waktu lama, sehingga performa tetap stabil.
Dari sisi dapur pacu, iQOO 15 Ultra ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3nm. Chipset ini dipadukan dengan layar AMOLED 6,85 inci beresolusi tinggi dan refresh rate 144Hz.
Untuk konfigurasi memori, perangkat ini hadir dengan pilihan RAM 16GB hingga 24GB serta penyimpanan internal 256GB sampai 1TB. Di sektor kamera, iQOO menyematkan tiga kamera belakang 50MP yang terdiri dari lensa wide, telephoto, dan ultrawide, sementara kamera depan beresolusi 32MP.
iQOO 15 Ultra juga dibekali baterai berkapasitas 7.400mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W. Salah satu fitur yang menonjol adalah Bypass Charging, yang memungkinkan daya langsung dialirkan ke sistem tanpa mengisi baterai saat digunakan, demi menjaga suhu dan performa tetap optimal.
Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16. iQOO menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga lima generasi ke depan, yang berarti dukungan OS diperkirakan akan berlanjut hingga Android 21.
Untuk harga, iQOO 15 Ultra dibanderol mulai sekitar US$820 atau setara Rp13 jutaan untuk varian 16GB/256GB. Sementara itu, varian tertinggi dengan RAM 24GB dan penyimpanan 1TB dipatok sekitar US$1.110 atau setara Rp18 jutaan. Harga tersebut masih berpotensi berubah jika perangkat ini resmi dipasarkan di Indonesia.

