FLUXTREN — Kabar kurang sedap kembali menghampiri Apple. Menurut laporan terbaru Mark Gurman dari Bloomberg, Johny Srouji—Senior Vice President of Hardware Technologies dan salah satu arsitek utama chip Apple Silicon—memberi tahu CEO Tim Cook bahwa ia “serius mempertimbangkan” untuk meninggalkan Apple dalam waktu dekat.
Rumor ini bukan yang pertama. Pada Oktober lalu, Srouji dilaporkan sedang “mengevaluasi masa depannya” di perusahaan. Meski belum ada keputusan final, tanda-tandanya mengarah pada kemungkinan perpisahan dari Cupertino.
Jika Srouji benar-benar hengkang, ini akan menjadi lanjutan dari gelombang besar perubahan di jajaran eksekutif Apple yang terjadi sepanjang 2025.
Gelombang Kepergian Eksekutif Apple
Dalam enam bulan terakhir, beberapa petinggi Apple telah keluar atau mengumumkan rencana pensiun:
- COO Jeff Williams pensiun pada Juli, memicu perombakan internal.
- John Giannandrea, kepala divisi AI, mengundurkan diri.
- Lisa Jackson, pimpinan kebijakan publik, mengumumkan rencana pensiun.
- Kate Adams, general counsel Apple, juga akan mundur.
- Alan Dye, kepala desain UI, meninggalkan Apple untuk bergabung dengan Meta.
Serangkaian pergeseran ini membuat stabilitas manajemen Apple—yang selama bertahun-tahun dianggap “paling adem dan disiplin di Silicon Valley”—mulai tampak goyah.
Apple dan Tantangan di Era AI
Kepergian para pemimpin ini muncul di saat Apple sedang berjuang mengejar ketertinggalan di bidang kecerdasan buatan. Industri teknologi bergerak agresif ke arah AI generatif, sementara Apple dianggap lambat dalam mengadopsi inovasi serupa.
Kini Tim Cook harus menghadapi dua tantangan besar, pertama menahan eksodus para eksekutif penting dan kedua, mengarahkan Apple ke strategi AI yang lebih jelas dan kompetitif.
Di sisi lain, rumor mengenai kemungkinan Cook sendiri akan mundur terus beredar. Gurman menilai rumor tersebut terlalu dini, namun tetap menambah ketidakpastian di internal Apple.
Jika Johny Srouji benar-benar pergi, Apple tidak hanya kehilangan salah satu “otak” di balik kesuksesan chip M-series dan A-series, tetapi juga kehilangan figur penting di masa peralihan menuju era AI.

