FLUXTREN — Apple memperbarui lini tablet menengahnya melalui peluncuran iPad Air (M4). Pembaruan kali ini terbilang minimal karena sebagian besar peningkatan hanya berfokus pada sektor chip.
Tablet tersebut kini dibekali tiga chip baru dibandingkan generasi sebelumnya, yaitu prosesor Apple M4, modem seluler Apple C1X, serta chip konektivitas Apple N1. Kombinasi ini menghadirkan dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan teknologi Thread.
Secara strategi, Apple kerap memposisikan seri iPad Air sebagai tempat “turunnya” teknologi dari lini premium. Teknologi yang sebelumnya digunakan pada iPad Pro biasanya akan hadir di iPad Air setelah Apple memiliki versi yang lebih baru untuk perangkat kelas atas.
Dengan pendekatan tersebut, iPad Air sering dianggap sebagai pilihan paling seimbang bagi banyak pengguna. Perangkat ini menawarkan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau dibanding model Pro.
Harga awal iPad Air (M4) dipatok sekitar 599 dolar AS atau setara Rp10 jutaan. Namun, model dasar masih menawarkan kapasitas penyimpanan 128GB. Layar tablet ini juga masih menggunakan panel LED 60Hz, berbeda dengan layar OLED 120Hz ProMotion yang tersedia di iPad Pro.
Dalam pengujian performa, chip M4 pada iPad Air menunjukkan peningkatan sekitar 20–25 persen pada tugas CPU dibanding model sebelumnya yang menggunakan M3. Sementara untuk grafis GPU, peningkatannya berkisar 10–15 persen.
Meski peningkatan tersebut tidak selalu terasa dalam penggunaan sehari-hari, perbedaan performa akan lebih signifikan bagi pengguna yang melakukan upgrade dari tablet lama. Sebagai contoh, perangkat dengan chip A14 Bionic seperti iPad Air generasi 2020 atau iPad generasi ke-10 dapat merasakan lonjakan performa CPU hingga 80–250 persen dan peningkatan GPU lebih dari tiga kali lipat.
Salah satu komponen yang cukup menonjol adalah modem C1X. Dalam beberapa pengujian koneksi seluler, tablet ini mampu menghadirkan kecepatan internet lebih tinggi dibanding sejumlah smartphone dan tablet lain di kondisi jaringan yang sama.
Sementara itu, chip N1 lebih berfokus pada peningkatan konektivitas melalui Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan dukungan Thread. Namun teknologi tersebut belum banyak terasa manfaatnya bagi sebagian pengguna karena infrastruktur jaringan yang masih terbatas.
Saat ini Apple memiliki beberapa lini iPad di pasaran, mulai dari model dasar, iPad Mini, iPad Air, hingga iPad Pro. Di antara pilihan tersebut, iPad Air kerap dianggap sebagai opsi paling seimbang antara harga dan performa bagi sebagian besar pengguna.

